Lima belas menit.
Setiap hari.
Bertumbuh dalam Firman.
Buat kamu yang rindu punya waktu teduh yang konsisten — tapi sering mulai, lalu berhenti lagi di tengah jalan. Tidak apa-apa. Mari mulai lagi, pelan-pelan, satu hari setiap kali.
Aku membuat BiblePlan karena satu hal yang aku alami sendiri. Aku tahu waktu teduh itu penting. Aku ingin melakukannya. Tapi entah kenapa, selalu sulit untuk konsisten — mulai penuh semangat, lalu hilang lagi di tengah jalan.
Sering kali bukan karena kita malas. Tapi karena renungan terasa seperti tugas: satu ayat dibaca sekilas, lalu muncul pertanyaan yang menggantung — “terus, apa artinya buat hidupku hari ini?”
Jadi aku membuat ini. Lima belas menit sehari. Satu bagian Firman, dibuka pelan-pelan seperti seseorang yang menjelaskannya di sampingmu — bukan sekadar ayat, tapi apa maknanya untukmu hari ini. Lalu satu pikiran untuk dibawa, dan satu doa. Sederhana, tapi cukup.
Mulai dari sini. Satu hari setiap kali.
Jati Diri — siapa kata Allah tentang dirimu.
Empat minggu pertama dari perjalanan setahun. Setiap hari satu bagian Firman, satu pikiran, satu doa.
Lima belas menit. Sekarang.
Kamu buka renungan hari ini. Di atas, satu bagian Firman — pendek, cukup untuk diendapkan pelan-pelan.
Lalu sebuah pesan singkat membukanya. Bukan sekadar mengulang ayat, tapi menjelaskan apa maknanya — dan menyentuh sesuatu yang mungkin sedang kamu alami hari ini.
Ditutup dengan satu pikiran untuk dibawa, satu pengakuan, dan satu doa. Selesai. Itu satu hari. Besok, lima belas menit lagi.
Hal-hal yang sengaja tidak kami berikan.
Rasa bersalah. Teologi yang bikin pusing. Janji cepat kaya. Grup WA yang ramai. Notifikasi yang memaksa. Biaya langganan.
Hari pertama dimulai saat kamu klik. Gratis, tanpa jualan apa pun, dan kamu bisa berhenti kapan saja.
Mulai Hari 1 →cukup dengan email · gratis · berhenti kapan saja